A-AM

A-AM
Amazing Place
Tampilkan postingan dengan label komp.lembaga keuangan perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komp.lembaga keuangan perbankan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 April 2010

Usaha Kaki Lima Es Buah Bang Yadi

  BAB I
 PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah

 Usaha kaki lima mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita semua, hampir disetiap jalan kita dapat melihat usaha-usaha kaki lima. Berbagai macam cara dilakukan agar usaha yang dijalani dapat berkembang. Usaha kaki lima Makanan misalnya agar usaha yang dijalani tidak macet ditengah jalan beberapa pedagang memberikan variasi pada usaha mereka. Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan agar para pembeli tertarik untuk membeli, diantaranya adalah peneliti mengamati bahwa beberapa pembeli tertarik untuk membeli. Dilihat dari segi promosi dengan cara memberikan gambar yang menarik seputar makanan ataupun minuman yang dijual, calon pembeli biasanya tertarik pada nama yang lain dari pada yang lain atau unik.
Variasi pada makanan ataupun minuman juga perlu dilakukan agar para pembeli tidak jenuh terhadap menu yang itu-itu saja. Dalam membangun usaha kaki lima ini gampang-gampang susah tergantung dari pedagang apakah ingin usaha berkembang dengan memberi variasi atau tetap yaitu dengan kondisi biasa-biasa saja.
Biasanya jika pembeli sudah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan misalnya saja dalam penyajian makanan ataupun minuman cepat, penjual ramah, kondisi yang bersih didukung oleh rasa yang lezat hal ini dapat membuat pembeli akan datang kembali untuk membeli yang kesekian kalinya. Kesan pertama yang diberikan penjual kepada pembeli sangat lah penting karena dari kesan pertama itulah pembeli dapat melakukan pembelian ulang. Lokasi berjualan juga mempengaruhi penjualan sehingga hal ini juga mesti menjadi hal yang mendasar dalam membangun usaha kaki lima. 
Dibawah ini merupakan analisis dari usaha kaki lima Es Buah Bang Yadi.
  

 Rumusan dan Batasan Masalah

 Pada penelitian kali ini rumusan dan batasan masalah yang diambil oleh peneliti adalah usaha kali lima yang terletak di sekitar kampus E Universitas Gunadarma dengan meneliti berapa omset penjualan yang didapat oleh pedagang es buah, berapakah perputaran uang yang terjadi dalam sehari serta apakah mencukupi kebutuhan sehari-hari pedagang Es Buah.


1.3 Tujuan Penelitian 
 
1.Untuk mengetahui omset penjualan Es buah dalam sehari 
2.Untuk mengetahui Perputaran uang yang terjadi dalam sehari
3.Untuk mengetahui apakah mencukupi kebutuhan sehari-hari pedagang Es Buah.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
Akademis
 Menambah pengetahuan tentang usaha kaki lima dan bagaimana berwirausaha 
Praktis
 Sebagai masukkan bagi pihak pedagang kaki lima agar usaha yang dijalani semakin berkembang.

1.5 Metode Penelitian.
1.5.1 Objek Penelitian
 Objek penelitian kali ini yaitu pada pedagang kaki lima Es Buah Bang Yadi yang terletak di Kelapa Dua samping Kampus E Universitas Gunadarma.



1.5.2 Data / Variabel
 Data diambil secara langsung dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan penelitian ini, kepada pedagang Es buah Bang Yadi.

1.5.3 Metode Pengumpulan Data
Peneliti menggunakan Metode pengumpulan data dengan cara :
1.Studi Lapangan
a.Wawancara
 Dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan penelitian kali ini kepada Pedagang Es Buah Bang Yadi.
b.Observasi
 Dengan mengamati langsung pembuatan Es Buah tersebut dan mencoba Es Buah Bang Yadi
2.Studi Pustaka
 Dengan cara mempelajari buku yang berkaitan dengan penelitian kali ini 

1.5.4 Alat Analisis
Dengan menghitung analisis usaha Es buah, Biaya Investasi, Biaya Operasional yang terdiri dari Biaya Tetap dan Biaya Variabel, Penerimaan, Keuntungan Per bulan, Revenue Cost Ratio (R/C)
Dan Payback Period. 











BAB II 
PEMBAHASAN
2.1 Pengenalan produk
 Es buah merupakan minuman yang terbuat dari potongan buah-buahan, rumput laut, agar-agar, dan kolang–kaling yang di tambahkan es batu, air gula dan susu kental manis. Minuman ini cocok dinikmati pada siang hari saat cuaca panas.

2.2 Gambaran Produk

2.2.1 Produk
Buah-buahan yang sering digunakan untuk mebuat es buah Bang Yadi adalah melon, alpukat, blewah, dan kelapa muda. Bahan pelengkapnya rumput laut, kolang-kaling, mutiara, cincau hitam. Gunakan buah-buahan dan bahan pelengkap yang berkualitas dan masih segar. Semakin berkualitas dan segar bahan yang digunakan, semakin lezat es buah yang dihasilkan. Bahan-bahan pembuat es buah banyak tersedia di pasar tradisional maupun di supermarket, buah-buahan juga bisa didapat dari pemasok buah. Selain harganya lebih murah, kualitas dan kontinuitasnya lebih terjaga.
  
2.2.2 Lokasi
Beberapa pilihan lokasi untuk berjualan es buah adalah di dekat pusat perbelanjaan, di pinggir jalan raya yang ramai, dekat perumahan, perkantoran, sekolah, ataupun kampus. Pastikan tempat berjualan berada pada lokasi yang mudah terlihat dan sering di lewati banyak orang. 
Dari hal diatas es buah bang yadi berada di tempat yang sangat strategis yaitu berlokasi dipinggir jalan tepatnya di samping kampus E universitas Gunadarma kelapa dua.

2.2.3 Perlengkapan Usaha 
Perlengkapan usaha untuk berjualan es buah tidak terlalu banyak. Antara lain gerobak atau etalase berukuran sedang atau besar untuk menyimpan sekaligus men-display buah dan kursi. Perlengkapan lain yang dibutuhkan adalah toples, pisau, ice box, mangkuk, sendok, dan termos es sedang kan jika pelanggan menginginkan untukl dibawa pulang perlengkapannya antara lain, plastic gula yang ukuran ½ kg, kantong palstik dan karet.
 
2.2.4 Promosi
 Promosi usaha Es buah antara lain dengan menata dan menyusun buah-buahan memenuhi etalase sehingga menarik orang yang melintas disekitar tempat usaha bang yadi. Toples berisi rumput laut, mutiara dan kolang – kaling juga di tata rapi dan diletakkan di bagian etalase yang mudah terlihat.

2.2.5 Penetapan Harga
 Harga jual satu porsi Es buah Bang Yadi Rp5000/ porsi

2.2.6 Risiko
 Sebagian besar buah-buahan hanya tahan beberapa hari sebelum akhirnya busuk. Kondisi ini menjadi risiko usaha Es buah. Seringkali buah terlanjur busuk sebelum habis terjual. Karena itu, pedagang es buah harus memperkirakan jumlah buah yang dibeli dan tingkat kematangannya.
 Factor musim juga mempengaruhi ketersediaan beberapa jenis buah, untuk mengantisipasinya pedagang es buah dapat menggantikannya dengan jenis buah lain.

2.2.7 Tip dan Trik Usaha Es Buah
 Perbanyak Variasi Jenis Buah dan Sirup
 Dalam buku 40 peluang bisnis makanan dan minuman kaki lima modal 2-8 juta, buah-buahan yang bisa digunakan untuk membuat variasi es buah cukup beragam. Diantaranya leci,kiwi,anggur, rambutan, sirsak, markisa, jambu biji merah, apel, pir, hingga durian. Pilihan rasa sirup juga bervariasi. Antara lain rasa apel, jeruk, lemon, markisa,melon, hingga sirup beraroma rempah-rempah seperti kayu manis dan jahe. Semakin bervariasi jenis buah dan sirup yang dapat disajikan, pembeli semakin leluasa memilih sesuai selera.


2.3 Contoh Resep Es Buah
Bahan-bahan 
2 buah Melon, yang dikerok memanjang
2 kg Alpukat, yang dikerok memanjang
2 buah Blewah, yang dikerok memanjang
2 buah Kelapa Muda, yang dikerok memanjang
Kolang Kaling
Mutiara
Rumput laut
Cincau Hitam 
Air Gula
Susu Kental Manis
Es batu 

Cara membuat :
Air gula dibuat dengan cara masak air dengan gula hingga mendidih dan gula larut.

Penyajian per porsi :
Masukkan es batu kemudian masukkan seluruh buah-buahan kedalam mangkuk atau plastik jika dibungkus, setelah dimasukkan seluruh buah, tambahkan air gula dan susu kental manis dan langsung dapat dinikmati.

2.4 Analisis Usaha Es Buah
1. Masa Pakai Gerobak 3 tahun
2. Masa Pakai Kursi Plastik, ice Box 2 tahun
3. Masa Pakai Perlengkapan lain-lain ( Toples, Mangkuk, Termos, sendok, pisau) 2 tahun.





a. Biaya Investasi
Gerobak Rp 1.500.000
Kursi Plastik 3 buah @ Rp 50.000 Rp. 150.000
Ice Box Rp. 100.000
Perlengkapan Lain-lain Rp. 300.000
Total Investasi Rp.2.050.000

b. Biaya Operasional Per bulan

1. Biaya Tetap
Penyusutan gerobak 1/ 36 x Rp. 1.500.000 Rp. 41.667
Penyusutan Kursi Plastik 1/ 24 x Rp. 150.000 Rp 6.250
Penyusutan Ice Box 1/24 x Rp.100.000 Rp. 4.167
Penyusutan perlengkapan lain-lain 1/24 x Rp.300.000 Rp. 12.500
Total Biaya tetap Rp. 64.584

2. Biaya Variabel
Melon 2 x Rp.5000 x 30hari Rp. 300.000 
Alpukat 2 kg x Rp 7.000 x 30 hari Rp. 420.000
Blewah 2 x Rp.5.000 x 30 Hari Rp. 300.000
Kelapa Muda 2 x Rp. 4000 x 30 hari Rp. 240.000
Kolang Kaling 1 kg x Rp. 8.000 x 30 hari Rp. 240.000
Mutiara Rp. 50.000
Rumput laut Rp. 80.000
Cincau Hitam Rp. 75.000
Gula Pasir 1 kg x Rp.7.000 x 30 hari Rp. 210.000
Susu Kental Manis 1 kaleng Rp.5.000 x 30 hari Rp. 150.000
Plastik ½ kg Rp. 12.000
Kantong plastic Rp. 5.000 
Total Biaya Variabel Rp 2.082.000
Total Biaya Operasional Rp 2.146.584
c. Penerimaan 
Penjualan Es Buah
 ( 20 porsi x Rp. 5.000 x 30 hari) Rp 3.000.000

d. Keuntungan per bulan
keuntungan = total penerimaan – total biaya operasional
  = Rp 3.000.000 – Rp 2.146.584
  = Rp 853.416

 e. Revenue Cost Ratio ( R/C)
R/C = Total penerimaan / Total biaya operasional
  = Rp 3.000.000 / Rp 2.146.584
  = 1.4 

f. Payback Period
Payback Period = ( total biaya investasi / keuntungan) x 1 bulan
  = (Rp. 2.050.000 / Rp 853.416) x 1 bulan
  = 72 hari 




BAB III
 PENUTUP

Kesimpulan :
Setelah dilakukan perhitungan pada usaha kaki lima Es Buah Bang Yadi keuntungan perbulan yang didapat Bang Yadi adalah hasilnya adalah Rp 853.416 hal ini mungkin tergantung pada pembeli tiap harinya terkadang pembeli ramai namun tekadang juga sepi

Saran :
Menurut peneliti sebaiknya Es Buah Bang Yadi lebih memvariasikan buah-buahan yang dipakai untuk Es Buah tersebut agar para pelanggan tidak bosan dengan buah yang itu – itu saja selain itu juga keramahan yang diberikan oleh pihak penjual dapat menjadi tambahan positif agar pembeli datang lagi untuk membeli Es Buah Bang yadi




DAFTAR PUSTAKA

Redaksi Agromedia.40 Peluang Bisnis Makanan dan Minuman Kaki Lima dengan Modal 2-8 juta. Jakarta ; Agromedia Pustaka. 2009 
Nilai : 90
Adey adriana monica 10207027
Destriyanti D               10207290

Minggu, 21 Maret 2010

INSURANCE ( ASURANSI )

Menurut pasal 246 Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD), Asuransi mempunyai pengertian sebagai berikut : Asuransi atau pertanggungan adalah suatu persetujuan, dimana penanggung kerugian diri kepada tertanggung, dengan mendapat premi, untuk mengganti kerugian karena kehilangan kerugian atau tidak diperolehnya suatu keuntungan yang diharapkan, yang dapat diderita karena peristiwa yang tidak diketahui lebih dahulu.

Definisi Asuransi menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1992 : Asuransi atau Pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Tujuannya adalah :

  • Penggantian kepada tertanggung kaena adanya kerugian,kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan

  • Tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti.

  • Suatu pembayaran uang yang didasarkan atasmeninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Prinsip dasar asuransi

Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasar yang harus dipenuhi, yaitu :

  • Insurable interest Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.

  • Utmost good faith Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah : si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas obyek atau kepentingan yang dipertanggungkan.

  • Proximate cause Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.

  • Indemnity Suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).

  • Subrogation Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.

  • Contribution Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

Obyek Asuransi

Adalah benda dan jasa, jiwa dan raga kesehatan manusia, tanggung jawab hukum serta semua kepentingan lainnya yang dapat hilang,rusak,rugi dan atau berkurang nilainya.

Fungsi Asuransi

Usaha Asuransi memiliki dua fungsi utama yaitu :

  • Menanggulangi resiko yang dihadapi anggota masyarakat.

  • Menghimpun dana masyarakat

Sasaran Asuransi

Adalah pelaku ekonomi mikro (Rumah Tangga) ataupun pelaku ekonomi makro (Dunia Bisnis dan Pemerintah) yang mempunyai keinginan untuk mengurangi timbulnya kerugian yang belum diketahui pasti dimasa mendatang melalui usaha perasuransian.

Bentuk-bentuk asuransi :

  • Asuransi Kerugian (Asuransi Umum) yaitu hak milik,kebakaran dan lain-lain.

  • Asuransi Varia (Marine Insurance) asuransi kecelakaan,asuransi mobil dan pencurian.

  • Asuransi jiwa ( Life Insurance) yaitu menyangkut kematian,sakit,cacat dan lain-lain.

John H Magee dalam bukunya, General Insurance mengklasifikasikan asuransi sebagai berikut:

  • Jaminan social ( social insurance)

Jaminan social merupakan “asuransi wajib” karena itu setiap orang atau penduduk harus memiliknya. Jaminan ini bertujuan supaya setiap orang mempunyai jaminan untuk hari tuanya (old age).

  • Asuransi sukarela ( Voluntary Insurance)

Bentuk asuransi ini dijalankan secara sukarela (voluntary), jadi tidak dengan paksaan seperti jaminan social. Jadi setiap orang boleh mempunyai atau tidak mempunyai asuransi ini.

Asuransi sukarela ada 2 jenis yaitu :

  1. Government insurance yaitu asuransi yang dijalankan pemerintah atau Negara misalnya : jaminan yang diberikan kepada prajurit yang cacat sewaktu peperangan (jaminan pada kaum veteran diindonesia)

  2. Commercial insurance yaitu asuransi yang bertujuan untuk melindungi seseorang atau keluarga serta perusahaan dari resiko-resiko yang bisa mendatangkan kerugian.

Tujuan asuransi disini adalah komersial dengan motif keuntungan ( profit motive).


Sumber :

CAPITAL MARKET (PASAR MODAL)

Pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan public yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya,serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Sumber lain mengatakan bahwa Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.

Yang lain juga mendefinisikan Pasar Modal adalah pertemuan demand dan supply dana jangka panjang yang diwujudkan dalam bentuk instrumen-instrumen keuangan yang dapat diperjualbelikan.

Fungsi dari Pasar Modal adalah :

  • Sumber dana jangka panjang

  • Alternatife investasi

  • Alat rekstrurisasi modal perusahaan

  • Alat untuk melakukan divestasi

Dalam menjalankan fungsinya pasar modal dibagi menjadi 3 macam yaitu :

Pasar Perdana yaitu penjualan perdana efek atau penjualan efek oleh perusahaan yang menerbitkan efek sebelum efek tersebut dijual melalui bursa efek

Pasar Sekunder yaitu penjualan efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir. Pada pasar sekunder ini harga efek ditentukan oleh kurs efek tersebut, naik turunnya dipengaruhi oleh daya tarik menarik dari permintaan dan penawaran efek tersebut.

Bursa Paralel yaitu pelengkap bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek yang akan menjual efeknya melalui bursa dapat dilakukan melalui bursa paralel.

Perbedaan Pasar Perdana dengan Pasar Sekunder adalah:

Pasar Perdana

  • Harga saham tetap

  • Tidak dikenakan komisi

  • Hanya untuk pembelian saham

  • Pemesanan dilakukan melalui agen penjualan

  • Jangka waktu terbatas

Pasar Sekunder

  • Harga berfluktuasi sesuai dengan kekuatan pasar

  • Dibebankan komisi untuk pembelian ataupun penjualan

  • Pemesanan dilakukan oleh anggota bursa

  • Jangka waktu tidak terbatas


Instrumen pasar modal adalah Saham,Obligasi,dan Surat pernyataan hutang lainnya seperti option,warrant,dan right. Semua efek yang diperdagangkan berjangka panjang

Saham adalah : salah satu efek yang pada umumnya dijual dipasar modal ( bursa efek ) adalah saham. Saham adalah tanda penyertaan modal pada suatu perseroan terbatas ( PT ).

Obligasi adalah : surat pengakuan hutag suatu perusahaan yang akan dibayar pada waktu jatuh tempo sebesar nilai nominalnya. Penghasilan yang diperoleh dari obligasi berupa tingkat bunga yang akan dibayarkan oleh perusahaan penerbit obligasi tersebut pada saat jatuh tempo.


Option adalah : surat pernyataan yang dikeluarkan oleh seseorang/lembaga (tetapi bukan emiten) untuk memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham (call option) dan menjual saham (put option)pada harga yang ditentukan sebelumnya.

Warrant adalah : surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya.

Right adalah : surat yang diterbitkan perusahaan yang memberikan hak pada pemegangnya untuk membeli tambahan saham pada penerbitan saham baru.

Pelaku dalam Pasar Modal

Emiten adalah : perusahaan yang menjual kepemilikannya kepada masyarakat ( go public ).

Investor ( pemodal) : badan atau perorangan yang membeli kepemilikan suatu perusahaan go public.

Pemodal perorangan : orang atau individu yang atas namanya sendiri melakukan penanaman modal ( investasi).

Lembaga penunjang : berfungsi sebagai penunjang atau pendukung bekerjanya pasar modal.

Penjamin Emisi : berfungsi sebagai penjamin dalam penjualan efek yang diterbitkan oleh perusahaan go public.

Full Firm Commitment : penjamin emisi menjamin secara penuh atas penjualan efek yang dikeluarkan perusahaan go public.

Best Effort Commitment : penjamin emisi dituntut untuk mengusahakan menjual efek dengan sebaik-baiknya agar efek yang dikeluarkan banyak atau semuanya laku. Dll


Sumber :


Minggu, 14 Maret 2010

LETTER OF CREDIT

Letter of credit atau dalam bahasa Indonesia disebut surat kredit berdokumen merupakan salah satu jasa yang ditawarkan bank dlam rangka pembelian barang,berupa penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak LC dibuka sampai dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian.

Namun sumber lain mengatakan bahwa Letter of credit, atau sering disingkat menjadi L/C, LC, atau LOC, adalah sebuah cara pembayaran internasional yang memungkinkan eksportir menerima pembayaran tanpa menunggu berita dari luar negeri setelah barang dan berkas dokumen dikirimkan keluar negeri (kepada pemesan).


Para pelaku dari L/C adalah :

  • Applicant atau pemohon kredit adalah importir (pembeli) yang mengajukan aplikasi L/C.

  • Beneficiary adalah eksportir (penjual) yang menerima L/C.

  • Issuing bank atau opening adalah bank pembuka L/C.

  • Advising bank adalah bank yang meneruskan L/C, yaitu bank koresponden (agen) yang meneruskan L/C kepada beneficiary. Bank tidak bertanggung jawab atas isi L/C dan hanya bertindak sebagai perantara.

  • Confirming bank adalah bank yang melakukan konfirmasi atas permintaan issuing bank dan menjamin sepenuhnya pembayaran.

  • Paying bank adalah bank yang secara khusus ditunjuk dalam L/C untuk melakukan pembayaran dan beneficiary berkewajiban menyerahkan dokumen kepada bank tersebut.

  • Carrier adalah penyimpanan barang yang diperjualbelikan.

L/C daoat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu :

  1. Ruang lingkup transaksi

  • L/C impor yaitu untuk mengadakan transaksi jual beli barang atau jasa melewati batas-batas Negara

  • L/C dalam negri yaitu untuk mengadakan transaksi diwilayah suatu Negara.

  1. Saat penyelesaian

  • Sight L/C yaitu L/C yang penangguhan pembayarannya sampai dengan dokumen tiba.

  • Usance L/C yaitu L/C yang penangguhan pembayarannya sampai dengan wesel yang diterbitkan jatuh tempo ( tidak lebih lama dari 180 hari).

  1. Pembatalan

  • Recovable L/C yaitu LC yang dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak yang berhak menerima pembayaran ( beneficiary).

  • Irrevocable L/C yaitu LC yang tidak dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank tanpa persetujuan beneficiary.

  1. Pengalihan Hak

  • Transferable LC yaitu LC yang memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain.

  • Untransferable LC yaitu LC yang tidak memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain.

  1. Pihak advising bank

  • General/Negotiating/Non-restricted LC yaitu LC yang tidak menyebut secara tegas bank yang akan menjadi Advising bank.

  • Restricted/Straight LC yaitu LC yang dengan tegas menyebutkan bank yang menjadi Advising bank.

  1. Cara pembayaran kepada beneficiary

  • Standby LC yaitu surat pernyataan dari pihak bank yang menyatakan bahwa apabila pihak yang dijamin ( nasabah bank tersebut) cidera janji maka pihak bank akan menerbitkan Sight LC untuk kepentingan yang menerima jaminan yaitu Benefeciary.


Manfaat yang dapat diharapkan oleh bank yang memberikan fasilitas Letter of credit kepada nasabahnya antara lain :

  • Penerimaan biaya administrasi berupa komisi yang merupakan fee based income bagi bank.

  • Pengendapan dana setoran yang merupakan dana murah bagi bank.

  • Pemberian pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi lebih loal kepada bank.




Sumber :

Nilai : 80


TRANSFER

Transfer merupakan jasa pengiriman uang lewat bank. Pengiriman uang dapat dilakukan oleh bank yang sama atau bank yang berbeda, pengiriman uang juga dapat ditujukan dalam kota,luar kota atau luar negeri. Khusus untuk pengiriman uang ke luar negeri harus melalui bank devisa, kepada nasabah pengirim dikenakan biaya kirim yang besarnya tergantung dari bank yang bersangkutan. Pertimbangannya adalah nasabah yang bersangkutan( memiliki rekening dibank yang bersangkutan) atau bukan, kemudian juga jarak pengiriman antar bank tersebut.

  1. Transfer Rupiah

Jasa pengiriman uang dalam valuta rupiah yang dilaksanakan atas permintaan dan untuk kepentingan nasabah.

v Keuntungan

  • Memberikan kemudahan dalam transaksi pengiriman uang /pembayaran dalam mata uang rupiah dengan biaya yang kompetitif.
  • Aman dan cepat

v Ketentuan Umum

  • Dilayani di seluruh kantor cabang Bank Mandiri.
  • Dapat dilaksanakan oleh nasabah atau bukan nasabah.
  • Transfer dapat dilaksanakan atas dasar amanat berulang (standing instruction).
  • Penerima transfer adalah pemegang rekening Bank Mandiri, rekening Bank lain atau diambil tunai.
  • Setoran transfer Tunai/Non Tunai

v Jenis Transfer

  • Kliring, adalah layanan transfer antarbank skala nasional dimana jangka waktu penerimaan dana sesuai dengan ketentuan kliring Bank Indonesia.
  • RTGS, adalah layanan transfer antarbank skala nasional dimana dana efektif diterima di bank tujuan dalam hitungan menit, selama transaksi dilakukan sebelum batas waktu.
  1. Transfer Valuta Asing (Valas)

Pengiriman uang dalam valuta asing antar bank dalam suatu negara maupun dengan bank di negara yang lain atas permintaan dan untuk kepentingan nasabah.

v Keuntungan

  • Memberikan kemudahan dalam transaksi pengiriman uang / pembayaran dalam valauta asing dengan biaya yang kompetitif.
  • Pengiriman uang / transaksi pembayaran akan lebih aman dan cepat.

v Ketentuan Umum

  • Dapat Dilayani di seluruh kantor cabang Bank Mandiri.
  • Tersedia bagi nasabah atau bukan nasabah.
  • Dapat dilaksanakan atas dasar amanat berulang (Standing Instruction).
  • Penerima transfer harus nasabah pemegang rekening di salah satu bank di dalam negeri atau luar negeri, transfer bukan untuk keuntungan pemegang rekening disarankan menggunakan Bank Draft.
  • Sumber dana tranfer dapat secara tunai, non tunai dan setoran lainnya seperti TC, Bank Draft dan warkat kliring.

Sumber :

v http://www.bankmandiri.co.id/article/584856815608.asp

v Sawitri,peni.eko hartanto.2007.”bank dan lembaga keuangan lain”.Jakarta.Universitas Gunadarma.


Nilai : 80

Minggu, 07 Maret 2010

MANAJEMEN DANA BANK


Latar Belakang

Manajemen dana bank adalah suatu kegiatan perencanaan, Pelaksanaan, dan pengendalian terhadap Penghimpunan dana yang ada di masyarakat.
Sebelumnya perlu kita ketahui mengenai pengertian dari Bank itu sendiri, Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Selain itu juga ada pengelolaan bank yang membutuhkan adanya keterpaduan antara dua tujuan / kepentingan. Bank sebagai lembaga yang mencari keuntungan, juga harus mempertimbangkan mengenai masalah keamanan dan likuiditas.
Pencapaian tujuan bank baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang ditentukan oleh beberapa factor seperti falsafah yang dianut,biaya minimum dan factor lain.
Falsafah pengelolaan bank dikenal ada 2 macam :
Pola Agresif yaitu lebih menekankan pada tujuan pencapaian keuntungan sehingga dalam pola ini lebih disukai adanya resiko.
Pola Konservatif yaitu tidak menyukai resiko jadi likuiditas bank tetap terjaga atau aman.
Pola agresif lebih memerankan profitabilitas sedangkan pola konservatif lebih mengutamakan keamanan dibandingkan dengan profitabilitas.
Dalam membiayai kegiatannya bank tentu saja membutuhkan dana, dana itu sendiri berasal dari berbagai sumber. Besar kecilnya skala usaha bank ditentukan oleh modal yang dimiliki bank tersebut jika dana kecil maka membatasi gerak usaha bank dan jika dana besar maka skalanya besar juga.
Bank yang secara lebih spesifik berfungsi sebagai Agent of Trust atau kepercayaan masyarakat terhadap bank itu sendiri saat masyarakat menitipkan dananya dibank.
Agent of Development yaitu kegiatan masyarakat disektor moneter dan sector riil yang tidak dapat dipisahkan lagi yang saling mempengaruhi dan saling berinteraksi.
Agent of Services yaitu memberikan penawaran jasa perbankan lain kepada masyarakat.
Ketiga fungsi bank diatas paling tidak dapat memberikan gambaran mengenai fungsi bank dalam perekonomian sehingga bank tidak hanya dianggap sebagai lembaga perantara keuangan
( Financial Intermediary Institution)








Isi

Manajemen dana bank yang merencanakan, melaksanakan, mengendalikan penghimpunan dana yang ada dimasyarakat, tujuan dari manajemen bank adalah :
Laba
Aktiva lancar dan kas cukup
Menyediakan cadangan
Memenuhi kebutuhan
Pengelolaan bank
Seperti halnya diatas suatu bank perlu dikelola liquiditasnya, pengelolaan liquiditas dapat dilakukan dengan 2 pendekatan yaitu :
Asset Management
Liability Management


Asset Managemet (Pengelolaan Kekayaan) adalah pengelolaan kekayaan yang digunakan untuk alokasi dana atau kekayaan untuk berbagai alternative investasi. Pada asset management ini ada beberapa pendekatan lagi yaitu :
The pool of funds
Mengumpulkan semua sumber menjadi satu kemudian diperlakukan sebagai dana tunggal tanpa membedakan sumber dari dana tersebut.
The asset allocation
Dikumpulkan semua sumber menjadi satu namun tidak diperlakukan sebagai dana tunggal dan dipertimbangkan sifat-sifatnya.
Commercial loan theory
Pinjaman jangka pendek yang bersifat self-liquidating.
Shiftability theory
Yang memiliki asumsi bahwa liquiditas dapat dipelihara jika kekayaan bisa digeser menjadi bentuk kekayaan yang lain.
Doctrine of anticipated income
Liquiditas bank dapat direncanakan bila jadwal pembayaran pinjaman didasarkan pada future income para peminjam.

Liability Management (Pengelolaan Hutang) adalah proses dimana bank berusaha untuk mengembangkan sumber-sumber dana yang non-traditional melalui pinjaman dipasar uang atau dengan menerbitkan instrument uang untuk digunakan secara menguntungkan terutama untuk memenuhi permintaan kredit.

Peranan bank sendiri adalah untuk Mendorong pertumbuhan perekonomian suatu negara karena:
a.Sebagai pengumpul dana dari Surplus Spending Unit (SSU) dan penyalur kredit kepada Defisit Spending Unit (DSU)
b.Tempat menabung yang efektif dan produktif
c.Pelaksana dan memperlancar lalu lintas pembayaran praktis, aman dan ekonomis
d.Penjamin penyelesaian perdagangan dengan penerbitan L/C
e.Penjamin penyelesaian proyek dengan menerbitkan bank garansi


Selain itu juga Ruang Lingkup Kegiatan Manajemen Dana Bank diantaranya adalah :
Segala aktivitas dalam rangka penghimpunan dana masyarakat
Aktivitas untuk menjaga kepercayaan masyarakat
Penempatan dana dalam bentuk kredit

Sumber dana bank yang telah disinggung diatas diantaranya adalah
Dana sendiri : CAR (Capital Adequcy Ratio)
Deposan :
Giro yaitu simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek dll.
Deposit berjangka yaitu simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai tanggal yang telah diperjanjikan antara deposan dengan Bank.
Tabungan yaitu simpanan masyarakat yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang telah disepakati.
Sertifikat deposito yaitu deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperjualbelikan.
Deposit on call yaitu simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan pemberitahuan terlebih dahulu dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Pinjaman :
Call money yaitu sumber dana yang dapat diperoleh berupa pinjaman jangka pendek dari Bank lain melalui interbank call money yang digunakan untuk kebutuhan jangka pendek
Pinjaman antar bank yaitu pinjaman yang dilakukan antar Bank untuk memenuhi kebutuhan pendanaan jangka menengah misalnya untuk pengembangan usaha atau meningkatkan penerimaan Bank.
KLBI yaitu Kedit yang diberikan oleh BI terutama kepada Bank yang mengalami masalah kesulitan liquiditas.

Sumber lain :
Setoran jaminan yaitu sejumlah dana yang wajib diserahkan oleh nasabah yang menerima jasa-jasa tertentu dari Bank.
Dana transfer yaitu dana yang mengendap di Bank karena adanya kegiatan pemindah danaan atau pemindahbukuan antar rekening dari uangg tunai ke suatu rekening atau dari suatu rekening untuk kemudia ditarik tunai.
SBPU yaitu Surat berharga jangka pendek yang dapat diperjualbelikan dengan cara diskonto oleh BI
Diskonto BI yaitu penyediaan dana jangka pendek oleh BI dengan cara pembelian promes yang diterbitkan oleh bank-bank atas dasar diskonto.





Tujuan dari alokasi dana ini pun diantaranya adalah:
Mencapai Tingkat Profitabilitas Yang Cukup
Menjaga posisi Likuiditas untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat
Untuk menjaga agar posisi perusahaan tetap liquid,perusahaan harus menjaga perusahaannya dengan cara yang benar. Liquiditas bagi bank merupakan masalah penting karena berkaitan dengan kepercayaan masyarakat,nasabah dan pemerintah.selain tujuan adapun Alokasi dana yang terdiri atas 2 macam yaitu :
Non Earning Assets (Aktiva yang tidak produktif)
Primary Reserve
Aktiva tetap
Investasi

Earning Assets (Aktiva Produktif)
Secondary Reserve
Kredit
Investasi Jangka Panjang

Pentingnya manajemen dana bank adalah
Financial Intermediary Institution(lembaga yang mentransfer dana)
Conflic of Interest(konflik kepentingan)
Prudent Banking(prinsip kehati-hatian)
Loanable Fund (jumlah dana yang layak dioperasikan)







Kesimpulan

Pada dasarnya manajemen dana bank yang merencanakan, melaksanakan, mengendalikan penghimpunan dana yang ada dimasyarakat, dana yang masuk akan dialihkan dari masyarakat surplus atau yang berkelebihan dana ke masyarakat deficit atau yang kekurangan dana dengan bentuk yang bermacam-macam.
Awal dari kegiatan perbankan dengan diperolehnya sumber dana atau Source of fund yang dapat berupa demand deposit,saving deposit,time deposit dan equity hal ini diambil dari salah satu sumber yang dapat dilihat secara jelas dan lengkap diakhir tulisan ini. Dana yang diperoleh ini digunakan untuk menjalankan kegiatan dari bank itu sendiri.
Fungsi dari manajemen dana bank ini sudah sangat jelas yaitu untuk mengelola bank agar dapat memenuhi kebutuhan supaya dapat menjalankan kegiatan operasional bank itu sendiri dan dapat menjaga liquiditas bank.
Sekian dari tulisan saya ini mohon maaf jika ada salah-salah kata karena masih dalam proses belajarnya penulis, terimakasih.









Sumber :

Sawitri,peni.eko hartanto.2007.”bank dan lembaga keuangan lain”.Jakarta.Universitas Gunadarma.
http://shellyhuzaynah.wordpress.com/2009/02/23/manajemen-dana-bank/
masodah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../audit+perbankan.ppt
rinofeunp.files.wordpress.com/2009/02/manajemen-dana.ppt

Nilai : 80

Minggu, 21 Februari 2010

Pengertian dan konsep Bank

Menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 yang dimaksud dengan bank ialah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannnya kemasyarakat dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.


Bagi masyarakat yang hidup dinegara-negara maju,seperti Negara-negara di Eropa,Amerika dan Jepang,mendengar kata bank sudah bukan merupakan barang yang asing. Bank sudah menjadi mitra dalam rangka memenuhi semua kebutuhan keuangan mereka, bank dijadikan tempat untuk melaksanakan berbagai transaksi yang berhubungan dengan keuangan seperti, tempat mengamankan uang, melakukan investasi, pengiriman uang, melakukan pembayaran ataupun penagihan.

Disamping itu peranan perbankan sangat mempengaruhi kegiatan ekonomi suatu Negara, bank dapat dikatakan sebagai darahnya suatu perekonoman suatu Negara. Oleh karena itu kemajuan suatu bank disuatu Negara dpat pula dijadikan ukuran kemajuan Negara yang bersangkutan, semakin maju suatu Negara, maka semakin besar peranan perbankan dalam mengendalikan Negara tersebut. Artinya keberadaan dunia perbankan semakin dibutuhkan pemerintah dan masyarakatnya.

Tujuan jasa perbankan

Jasa bank sangat penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Jasa perbankan pada umumnya terbagi atas dua tujuan. Pertama, sebagai penyedia mekanisme dan alat pembayaran yang efesien bagi nasabah. Untuk ini, bank menyediakan uang tunai, tabungan, dan kartu kredit. Ini adalah peran bank yang paling penting dalam kehidupan ekonomi. Tanpa adanya penyediaan alat pembayaran yang efesien ini, maka barang hanya dapat diperdagangkan dengan cara barter yang memakan waktu.

Kedua, dengan menerima tabungan dari nasabah dan meminjamkannya kepada pihak yang membutuhkan dana, berarti bank meningkatkan arus dana untuk investasi dan pemanfaatan yang lebih produktif. Bila peran ini berjalan dengan baik, ekonomi suatu negara akan menngkat. Tanpa adanya arus dana ini, uang hanya berdiam di saku seseorang, orang tidak dapat memperoleh pinjaman dan bisnis tidak dapat dibangun karena mereka tidak memiliki dana pinjaman.

Dalam dunia modern sekarang ini,perananperbankan dalam memajukan perekonomian suatu Negara sangatlah besar. Hampir semua sektor yang berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan jasa bank. Oleh karena itu saat ini dan dimasa yang akan datang kita tidak akan dapat lepas dari dunia perbankan, jika hendak menjalankanaktivitas keuangan, baik perorangan maupun lembaga,baik sosial atau perusahaan.





Jenis-Jenis Bank


1. Dilihat dari segi fungsinya ( menurut UU pokok perbankan No.1967 jenis perbankan menurut fungsinya terdiri dari :

  • Bank Umum

  • Bank Pembangunan

  • Bank Tabungan,DLL.

2. Dilihat dari segi kepemilikannya yaitu :

  • Bank milik pemerintah (Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia,dll)

  • Bank milik swasta nasional (Bank Bumi Putra,Bank Danamon,dll)

  • Bank milik koperasi (Bank umum Koperasi Indonesia)

  • Bank milik asing (ABN AMRO bank,Bank of America,dll)

  • Bank milik Campuran (Bank Finconesia,Bank Merincorp,dll)

3. Dilihat dari segi status:

  • Bank Devisa (Bank yang dapat melaksanakan transaksi keluar negeri)

  • Bank non Devisa ( Bank yang belum mempunyai izin untuk melaksanakan transaksi sebagai Bank Devisa)

4.Dilihat dari segi cara menentukan harga:

  • Bank yang berdasarkan prinsip Konvensional (Barat)

Mayoritas bank yang berkembang diindonesia ini adalah bank yang berorientasi pada prinsip Konvemsional.

  • Bank yang berdasarkan Prinsip Syariah (Islam)

Bagi bank yang berdasarkan prinsip syariah aturan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dengan pihak lain untuk menyimpan dana atau pembiayaan usaha.

5. Dilihat dari segi Pasar (secara umum target pasarnya digolongkan atas 3 yaitu):

  • Retail Bank (memfokuskan pada pelayanan dan transaksi kepada nasabah-nasabah retail)

  • Corporate Bank (memfokuskan pada pelayanan dan transaksi kepada nasabah berskala besar).

  • Retail-Corporate Bank (bank jenis ini memberikan pelayanannya tidak hanya kepada nasabah retail tetapi juga kepada nasabah korporasi).



Sumber:

  • Sawitri,Peni.Eko hartanto.2007.”Bank dan lembaga keuangan lain”Jakarta.Universitas Gunadarma.

  • Wikipedia Bahasa Indonesia,Ensiklopedia bebas “ Bank”

Nilai : 85

Sabtu, 13 Februari 2010

MATA UANG

Mata uang adalah alat pembayaran transaksi ekonomi yang digunakan di suatu negara. Untuk Indonesia, mata uangnya adalah rupiah.









Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang tidak efesien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efesiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
Fungsi Uang secara umum ada 2 yaitu : Fungsi Asli dan Fungsi Turunan

Fungsi asli uang ada tiga, yaitu:
  • sebagai alat tukar,
  • sebagai satuan hitung,
  • sebagai penyimpan nilai.

Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang atau jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang atau jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.
Adapun Fungsi turunannya yaitu:
  • uang sebagai alat pembayaran,
  • sebagai alat pembayaran utang,
  • sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan (modal)
  • alat untuk meningkatkan status sosial.
Uang sendiri harus mudah dibawa, portable, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value).

Sumber : Rumahuang.com/

Wikipedia bahasa indonesia,ensiklopedia bebas
gambar by google

Nilai dari dosen : 85